Kalian sadar ga sih, setelah kita menikah, circle kita akan semakin mengecil?
Yang aku sadari begini: Ketika aku menikah, aku sudah tidak punya waktu lagi untuk nongkrong sama temen-temenku dulu. Bahkan tempat tongkrongan kami dulu sekarang sudah menjadi sepi karena satu per satu dari kami sudah mulai berumah tangga.
Tapi kenapa ya?
apa pernikahan itu menjauhkan kita dari teman-teman kita?
Ahh engga kok, istriku orangnya asyik-asyik saja sama temen-temenku. Dia bisa menyesuaikan diri, ga melarangku untuk gaul, bahkan malah dia yang nyuruh untuk sesekali nongkrong sama temen lama.
Tapi akunya yang ga mau, akunya yang ga bisa. Bahkan untuk sekedar nongkrong, ngopi atau caturan sama tetangga komplek saja aku ga bisa, aku ga mau. Lebih enak menghabiskan waktu bersama istri di rumah, walau cuma sekedar obrolan absurb aja.
Kenapa ya?
Jangan-jangan, secara tidak sadar, kitalah yang memperkecil circle kita. Kita tidak lagi memperbolehkan orang lain masuk ke ring pertama kita, kita sengaja memilih siapa saja yang menjadi orang terdekat kita.
Contohnya aku nih, aku baru sadar ketika ada temen yang cerita kalau aku menjadi ring 1-nya dia. Tapi dia ga aku masukin ke ring 1, bahkan ring 2 pun juga sesekali saja.
Nah lho, trus gimana tuh?
dia kecewa donk?
Entahlah, tapi komitmenku sudah bulat, bahwa semenjak menikah, yang ada di ring 1 ku adalah “the one and only” yah istriku, ga ada yang lain. Bahkan orang tua dan mertuakupun aku masukan ke ring 2.
Kenapa begitu?
yang kusadari dalam pernikahan adalah menjadikan pasangan kita satu-satunya, bukan yang pertama. Artinya tidak memberi celah kepada siapapun untuk masuk dan menjadi pihak ketiga diantara kami.
Kaku banget?
“Jangan sampai menjadikan pasangan kita “tuhan” lho.” begitu kata temenku.
loh..loh..loh.. bukan gitu maksudnya, tapi ini tuh sudah jadi komitmen dan covenant ketika kami menikah. Dan hal ini terbukti nyata setiap kali kami secara tidak sengaja memasukan atau ada pihak ketiga yang memaksa untuk masuk di ring 1 kami, kami berantem.
Dan terbukti, hal kecil yang menjadi pemicu perceraian adalah ketika pasangan tidak lagi meminta masukan atau mendengarkan perkataan pasangannya tapi malah meminta masukan dari luar.
Berarti ga salah donk yah kalau kita masang pager untuk ring 1 kita, dan mengusir secara halus siapapun yang berusaha masuk ke ring 1 kita.
Waduh, berarti aku berpotensi menyakiti perasaan banyak orang donk, yang mau dekat sama aku.
Gimana kalau aku dimasukin ke circle ring 1 mereka?
Yah ga papa!
Kamu tinggal bilang terima kasih trus bilang maaf kalau dia ga bisa masuk ke ring 1 dalam hidupku.
Takut dimusuhin?
takut ga punya temen?
takut bikin kecewa orang lain?
Yah ga papa!
yang penting kalian menjaga pernikahan kalian supaya bisa tetap utuh, tetap bertahan sembari memperkuat ikatan pernikahan kalian melalui komunikasi sederhana setiap harinya.
Toh memang pada akhirnya,
yang namanya TEMAN HIDUP itu kan cuma satu, yaitu pasanganmu.
Karena memang,
setelah menikah, circle kita akan mengecil,
bukan karena keadaan, tapi karena pilihan.
Siap ga?
Leave a comment