Alkisah ada dua orang pemuda yang bercita-cita ingin menjadi youtuber. Walaupun cita-cita mereka sama, alasan mereka berbeda. Pemuda pertama ingin menjadi youtuber supaya bisa terkenal dan banyak uang. Sedangkan pemuda kedua ingin menjadi youtuber supaya bisa menginspirasi banyak orang melalui apa yang dia lakukan.
“Nanti klo sudah sukses kita saling sharing yah, sekarang kita pisah duku, usaha dulu!” Kata pemuda #1 yang dijawab anggukan oleh pemuda #2
Karena berambisi untuk lekas terkenal dan dapat uang, pemuda #1 mengikuti banyak sekali kelas online, baik yg gratis maupun berbayar. Segala video ttg “Cara sukses menjadi youtuber” dia dalami dan ikuti. Bahkan dengan giat dia mencatat seluruh metode dan tips tersebut.
Pemuda #2 berbeda, dia sama sekali tidak ikut kelas online. Yang ada dalam pikirannya adalah apa yang bisa dia bagikan. Akhirnya dia memutuskan untuk membagikan hidupnya, lebih tepatnya ttg cara hidupnya yg sederhana tapi bisa bikin bahagia. Video pertamanya adalah proses dia menggoreng tempe, menikmati tempe sampai mensyukuri tempe, sederhana tapi dgn balutan kata2 yg luar biasa.
Sebulan berlalu, kedua pemuda bersepakat bertemu.
“Gimana channelmu?” kata pemuda #1
“Sudah mulai, tapi penonton masih puluhan. ” Kata pemuda #2
“Gimana channelmu?” pemuda #2 balik bertanya
“Belum mulai, masih riset dan nentuin kontennya!” Kata pemuda #1 dengan sedikit malu.
Walau belum banyak penonton, pemuda #2 konsisten memposting ttg kehidupannya yg sederhana: makan tempe, goreng oncom, suwir-suwir tongkol dll.
Melihat channel pemuda #2, pemuda #1 jadi panas, akhirnya dia memutuskan untuk bikin podcast “Cara kaya dari youtube”. Video pertama diupload, yg nonton hanya 5. Ga sabar sama prosesnya, dia tergoda buat beli subscriber, jam tayang dan ikutan sub4sub. “Demi sukses..” pikirnya
Hasilnya, pemuda pertama lebih cepat monet, tpi yg habis itu yg nonton sepi, channelnya rusak, ga bisa gajian!
Sedangkan pemuda #2 baru monet 3 bulan kemudian, tapi penontonya bertumbuh dan akhirnya bisa gajian walau baru sejutaan.

Pesan moral?
NIKMATI SAJA PROSESNYA.
Jalan instan cuma bikin kalian sempoyongan!!
Jangan percaya sama yang namanya SUB4SUB, BELI JAM TAYANG dan BELI SUBSCRIBER. Untung sesaat, sesat kemudian.
Semangat wahai para calon youtuber!!!
Salam yuhuuuuuu…
Leave a comment